Menteladani Kehidupan Rasulullah SAW

Menteladani Kehidupan Rasulullah SAW – Allah SWT. Adalah tunggal Esa tidak berbilang dan tidak berbagi. Seluruh ajaran dan utusan dari Allah adalah satu warna tidak  belang agama disisi Allah adalah satu yakni AL ISLAM. Allah menegaskan setidaknya dalam dua tempat di Al-Quran : “ barang siapa mencari agama lain selain agama Islam naka sekali-kali tidaklah diterima (agama itu) daripadanyalah dia di akhirat temasuk orang-orang yang merugi”. (Q.S. Ali-Imran: 85). Dan surat Al-Ankabut ayat 46. keringkasan ayat. “ kami telah beriman kepada kitab-kitab yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu : Tuhan kami dan tuhan kamu adalah satu : dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”.

AJARAN YANG SAMA

Seluruh utusan Allah sama-sama membawa garis aqidah, Aqidah dan Ikhsan (akhlak) yang sama perbedaannya hanya terletak pada pelaksanaan, seperti halnya tentang tata cara ibadah dan perkembangan pelaksanaan ikhsan, namun di bidang tauhid tetap tidak berebeda, baik dalam pelajaran I’tikad maupun pelaksanaannya.

TELADAN RASULULLAH SAW

Rasulullah SAW. Memberi teladan kepada umatnya terhadap hal-hal yang baik sepanjang hidup. Allah menjelaskan “. Sesungguhnya dalam diri pribadi Rasulullah ada contoh teladan yang baik bagi kamu”. (Q.S. Ahzab : 21).

RASUL HIDUP SEDERHANA

Sekalipun beliau rasul ,Nabi sekaligus sebagai pemimpin umat ,tempat segala orang bertanya bertahkim bertanya dalam kehidupan sehari-hari .Rasulullah SAW.amatlah sederhana .Beliau hanyalah memiliki rumah sederhana kecil di emperan masjid Madinah yang dikenal menurut sejarah dengan MASYIDUN NABAWI.ruang kediaman itu hanya berkisar 3 x 3 meter saja dengan peralatan yang juga sederhana tikar tidur tipis terdiri dari anyaman daun korma .Pada hal beliau berurusan dengan orang-orang hartawan Quraisy dan ansar dengan lawan perang yang ditakutkan tersendiri dalam bangsawan ,kepala suku dan raja-raja .sungguh apa yang tidak mungkin Rasulullah SAW.lakukan ? Seorang Rasulullah SAW .kekasih Allah SWT

SUKA MENOLONG

Muhammad Rasulullah SAW.tidak pernah menolak permohonan orang-orang dating minta pertolongan, sesuai dengan kemampuan dan tengah ada ditangan beliau. Rasulullah SAW .tidak sembunyidari hal yang memeng ada

SUKA MENASEHATI

Inti  dari agama islam itu sesungguhnya adalah nasehat .Rasulullah SAW .Muhammad tidak pernah mengecewakan yang datang meminta nasehat dan ilmu di sembunyikan harus di ajar kan dan dikembangkan .Sifat Rasul SAW .yang mulia terkenal untuk jadi teladan yakni tablich ( menyampaikan )

MENJENGUK ORANG SAKIT

Seseorang yang sedang sakit membutuhkan pengobatan .menengok seseorang sakit berarti meringankan derita dan memberikan penghargaan melalui doa-doa .Dan itulah selalu rasulullah biasakan ( sunatkan )pada kehidupan nya .

MENGANTAR JENAZAH

Rasulullah SAW. Tampak untuk mengantarkan jenazah dan berdoa kepada Allah SWT. Atas kesalahan orang yang sudah meninggal.

MENJEMPUT KESADARAN

Rasulullah SAW, membiasakan bangun malam shalat, taubat dan tidak pernah berhenti berbuat baik terhadap manusia, padahal Rasul SAW. Sendiri tidak pernah berbuat dosa sekecil apapun. Menteladani kehidupan Rasulullah SAW. Paling utama adalah sahabat Umar bin Khatab. Sangat kelihatan keteladanan terhadap Rasul SAW, sewaktu dia dipercaya rakyat waktu itu jadi Khalifah (pemimpin).

Suatu kesempatan khalifah Umar bin Khatab menghadiri suatu pertemuan penting/ sedang meberikan arahan dan petunjuk datang teguran dari anak kandungnya sendiri. Kenapa ayahanda memakai baju jubah yang lusuh dan sudah koyak disebelah punggung beliau. Umar yang  khlaifah itu menjawab baju juba yang lain hanya satu helai lagi sedang basah baru dicuci anaknya membuka bajunya sendiri diberikan kpeda ayahandanya tercinta. Itulah sekelumit kehidupan para sahabat Rasul SAW. Umar bin Khatab, juga sahabat yang lain tidak jauh berbedanya. Yakni mementingkan rakyat yang dipimpin dari diri sendiri dan keluarga yang menuntut keduniaan semata.

Dilain kesempatan Khalifah Umar bin Khatab berkata kepada rakyatnya waktu itu. Saya selaku khalifa pimpinan kalian bila ada rakyat saya kekenyangan, merasa kemewahan biarlah aku yang terakhir mersakan nikmatnya dan apabila rakyat kelaparan biarlah saya yang paling dulul merasakannya. Sesungguhnya berlain para sahabat Rasul SAW. Selalu bercermin dari kehidupan Rasulullah SAW, yang juga diikuti para ulama sesudahnya belum mendengar seorang ulama yang berbuat curang malah sebaliknya, memimpin umat kejalan yang benar di ridhai Allah SWT.

Sebaiknya agar umat Islam selamat di dunia di akhirat masuk kelompok ulama dan orang-orang saleh-salehat mengikuti yakni menteladani kehidupan Rasulullah SAW, dan para sahabat Rasul SAW. (berbagai sumber)… (bk).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s